Gubernur Jabar Lantik 13 Kasubbag TU SMA/SMK

Gubernur Jabar Lantik 13 Kasubbag TU SMA/SMK

Gubernur Jabar Lantik 13 Kasubbag TU SMA SMK

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) melantik sejumlah Kasubbag Tata Usaha (TU) SMA/SMK di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (15/1/2018) sore.

Pelantikan tersebut, dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar Nomor 82.2/kep.48-bkd/2018 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan struktural jabatan administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pelantikan kali ini, adalah pelantikan yang melengkapi pelantikan sebelumnya. Seluruh SMA/SMK di Jabar kini sudah memiliki pejabat-pejabat kasubbag tata usaha,” ungkap Gubernur Aher.

Aher menuturkan, sejak 2017 atau sejak alih kelola SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi, diangkatlah kasubbag TU/pejabat fungsional Eselon IV di SMA/SMK untuk bertanggungjawab dalam mengurus administrasi sekolah.

“Ini sebuah kehormatan dan penghargaan. Oleh karena itu, yang ada di hadapan kita adalah kerja keras, bagaimana menata kelola administrasi sekolah, khususnya keuangan supaya teratur, rapih, sesuai dengan ilmu akuntansi, dan pendayagunaannya bisa dipertanggungjawabkan, dan transparan,” ucap Aher.

Untuk itu, ia mengimbau para Kasubbag TU supaya memegang teguh tata kelola

sesuai peraturan yang ada. Dirinya pun menekankan agar para pejabat fungsional tersebut, tidak terpengaruh intervensi yang menyimpang dari pihak manapun.

“Kalau ada orang yang menekan, tolak! Karena ke depan, ketika ada pemeriksaan, penelaahan terkait dengan baik-buruknya pelayanan administrasi, tentu kasubbag tata usaha sekolah yang jadi penanggung jawab utama, selain kepala sekolah yang memiliki tugas sebagai pemimpin sekolah,” terangnya.

Pada konteks pembangunan sumber daya manusia (SDM), aparatur sipil negara yang proporsional pada umumnya, harus bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu melaksanakan pelayanan publik bagi masyarakat.

Aparatur juga harus mampu menjaga peran sebagai perekat kesatuan

dan persatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, yang merupakan ujung tombak dan kunci keberhasilan dalam pencapaian prestasi bagi daerah Provinsi Jabar.

Secara khusus Aher juga menyebutkan, dihadirkannya Kasubbag TU di SMA/SMK di Jabar, bukan untuk biririsan, atau menyebabkan tumpang tindih wewenang dengan pimpinan sekolah yang lain, melainkan untuk bersinergi satu sama lain.

“Sekolah yang baik hadir dengan aktivitas belajar mengajar secara prima.

Pada saat yang sama hadir pula pengelolaan administrasi yang baik,” jelas dia.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/